Kamis, 27 Maret 2014

Study Kasus (Pembunuhan Mia Nuraini)

Merdeka.com - Kepolisian kini masih mengusut kasus pengeroyokan yang menewaskan Mia Nuraini (16). Dua rekan Mia, SA (14) , S (14) juga mengalami luka parah. Ketiganya dikeroyok enam pemuda saat tengah berkumpul di depan Terogong Residence, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Rabu (12/3) dini hari tadi.

Kapolsek Cilandak Kompol Sungkono menuturkan, pihaknya telah mengantongi nama pelaku. "Menurut keterangan saksi, salah satu pelaku merupakan mantan pacar Mia," ucap Sungkono.

Sungkono menambahkan, menurut keterangan beberapa saksi yang diperiksa, mantan pacar Mia nekat mengeroyok Mia lantaran cemburu. "Salah satu saksi ada yang melihat mantan pacar Mia saat peristiwa itu terjadi," tuturnya.

Sungkono menjelaskan, sesaat sebelum insiden berdarah itu terjadi, mantan pacar Mia sempat bertemu dengan para saksi yang saat ini menjalani pemeriksaan di kantor polisi. "Namun, pelaku itu langsung pergi meninggalkan para saksi," tutur Sungkono.

Beberapa saat kemudian, pelaku tersebut datang kembali namun kali ini dengan membawa teman-temannya dan langsung mengeroyok para korban. "Jadi kami menduga motifnya ini cemburu karena mantan korban tidak senang korban kumpul-kumpul dengan teman-teman prianya. Tetapi, untuk bisa memastikannya tentunya masih menunggu keterangan dari pelaku," tandasnya.

Mia mengalami luka parah setelah dipukul bertubi-tubi. Setelah dirawat di rumah sakit, Mia mengembuskan napas terakhir.
Enam dari delapan pelaku pengeroyokan Mia Nuraini di daerah Cilandak, Jakarta Selatan pada Rabu (12/3) dini hari dibekuk aparat Kepolisian. Menurut pengakuan para tersangka, Mia merupakan korban salah sasaran karena mereka mengincar Soni Sumarsono (18), teman Mia.

"Jadi kalau menurut tersangka tadinya yang mau dipukul pakai gir itu korban Soni," ujar Kapolsek Cilandak Kompol Sungkono, di Mapolsek Cilandak, Kamis (13/3).

Namun nahas, lantaran Soni mengelak saat akan dipukul, gir tersebut melayang di kepala Mia. Hantaman gir tersebut menyebabkan Mia luka parah di kepalanya.

"Karena Soni ngeles, makanya jadi kena Mia yang ada di belakang Sony," tuturnya.

Sebelumnya, Mia Nuraini tewas dikeroyok oleh delapan orang. Satu di antara pelaku merupakan mantan pacar Mia semasa duduk di bangku sekolah.

Kompol Sungkono menjelaskan, pelaku A (DPO) cemburu karena Mia menjalin hubungan dengan Sony, salah satu korban yang juga ikut dikeroyok A dan tujuh pelaku lainnya.

"Di samping itu, menurut keterangan tersangka, A juga pernah dipukul oleh korban Sony," jelas Sungkono di Mapolsek Cilandak, Jakarta, Kamis (13/3).


Teori Sigmund Freud :

ID : Mantan Mia (Tidak disebutkan namanya) A berniat untuk membunuh Mia.
Ego : Apabila ia membunuh Mia, maka ia akan terkena hukuman penjara
Superego : Yang menentukan apa yang akan ia pilih ID atau Ego nya

Dalam kasus ini, mantan kekasih Mia lebih memilih untuk membunuh Mia karena ia merasa cemburu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar